Category Archives: Film Korea

#ALIVE# menceritakan tentang wabah virus misterius di kota Seoul

#ALIVE# menceritakan tentang wabah virus misterius di kota Seoul – Tidak diragukan lagi, kisah-kisah mengenai serangan zombie merupakan suatu hal yang dapat memompa adrenalin sekaligus membuat kita menahan napas. Melihat para manusia yang sudah bangkit kembali dan dengan ganasnya mengejar manusia yang masih hidup tentunya sulit dihilangkan dari pikiran. Namun jika Anda penggemar genre ini, coba simak lima adegan serangan zombie yang paling mencekam di berbagai tayangan berikut ini.

Film zombie thriller terbaru #ALIVE menceritakan tentang wabah virus misterius di kota Seoul yang tiba-tiba menyebar secara cepat dan di luar kendali. Ketika Ribuan orang telah berubah menjadi zombie yang ganas, Oh Jun-u ( Yoo Ah-in ) dan Kim Yu-bin ( Park Shin-hye ) terjebak di dalam apartemennya masing-masing tanpa akses telepon maupun internet. Peralatan kemah dan teknologi, putus asa untuk bersatu dan melarikan diri agar bisa bertahan. Simak salah satu adegan yang paling penting dalam film ini ketika Kim Yu-bin keluar dari kamar dan menghadapi ratusan zombie yang berkeliaran di sekitar apartemen mereka! kunjungi drama korea terbaru

Saya legenda
Jika Anda sedang mencari film zombie klasik, kunjungi kembali film I Am Legend. Film ini mengikuti kisah Robert Neville ( Will Smith ), salah satu manusia terakhir yang selamat dari sebuah pandemi yang telah memusnahkan sebagian besar populasi manusia di bumi. Ketika anjing kesayangan Robert menghilang, ia tidak punya pilihan lain selain masuk ke dalam sebuah gedung yang dipenuhi zombie untuk dapat menyelamatkannya. Bersiaplah menyaksikan adegan zombie yang mencekam dan membuat Anda menahan napas.

Musim Panas Hitam
Berlatar belakang di awal kehancuran dunia, Black Summer menyorotiot karakter Rose (Jaime King) dan keluarganya yang mencoba bertahan hidup dengan menuju ke pos pemeriksaan militer untuk mendapatkan bantuan. Saat anak perempuan Rose melewati berbagai tes dan berhasil untuk dievakuasi, pasangan Rose yang berada di kawasan pemukiman sehingga Rose harus mencari tempat yang aman bagi mereka berdua. Ketika mereka berhasil menemukan tempat yang aman, pasangan justru berubah menjadi zombie yang berbahaya. Apakah Rose berhasil menyelamatkan diri? Temukan berbagai adegan zombie yang menyeramkan dalam serial yang mendebarkan ini.

Perang Dunia Z
World War Z mengikuti kisah seorang mantan agen lapangan PBB, Gerry Lane ( Brad Pitt ), yang ditugaskan untuk menemukan sumber wabah zombie yang mengancam dunia demi menyelamatkan keluarganya. Gerry mengunjungi berbagai tempat termasuk Korea Selatan dan Yerusalem selama misinya, tetapi segala sesuatu tidak berjalan sesuai rencana. Anda akan terkejut ketika badai zombie mulai memanjat dinding Yerusalem dan menyerang kota tersebut!

Kerajaan
Ketika sebagian besar tayangan zombie menggambarkan situasi kehancuran dunia, justru menggambarkan era Joseon di Korea dan memberikan pengalaman Anda yang unik. Musim kedua berakhir dengan berbagai kejadian yang membuat Anda penasaran. Sambil menunggu kehadiran musim berikutnya, jangan lupakan betapa mendebarkannya ketika Lee Chang (Ju Ji-hoon) dan para prajurit yang tersisa membuat pertahanan terakhir dalam menghadapi zombie yang tak belajar di permukaan danau es.

4 Film Korea Romantis Ini Bisa Bikin Kamu Baper

4 Film Korea Romantis Ini Bisa Bikin Kamu Baper  –  Industri perfilman Korea Selatan tidak kalah keren dengan dramanya. Sudah banyak film bergenre romantis yang rilis dengan beragam emosi yang ditampilkan seperti bahagia, kecewa, dan sedih. Alur ceritanya pun tidak kalah bagus dengan drama.
Film Korea ini juga bisa membuat kamu baper karena adanya beberapa adegan romantis. Selain itu, film ini juga bisa jadi alternatif bagi kamu yang bosan dengan genre film horor atau action.

1. My Bossy Girlfriend
Film My Bossy Girlfriend rilis pada 4 Desember 2019 lalu dengan durasi 100 menit. Diisi aktor-aktor tidak kalah bagus yaitu Lee Elijah, Ji II-Joo, Heo Jeong-Min dan masih banyak lagi. Film ini mengisahkan percintaan antara seorang lelaki yang pemalu dengan seorang gadis yang tidak sabaran. Mereka bertemu di festival unversitas, tempat orang-orang mencari pasangan.

2. On Your Wedding
Film yang disutradarai Lee Seok-geun rilis pada 22 Agustus 2018 lalu dengan durasi 110 menit. Mengisahkan seorang laki-laki yang bertahun-tahun mencintai sahabatnya sejak SMA hingga mereka dewasa. Masalah mulai muncul ketika ada laki-laki lain yang menyusup di antara mereka. Akhir dari kisah mereka cukup menyedihkan.

3. Crazy Romance
Menceritakan Jae Hoon yang gagal menikah karena dicampakkan tunangannya dan belum bisa move on. Di sisi lain, Sung Young baru saja putus dari pacarnya yang selingkuh. Di tengah suasana patah hati, mereka pun bertemu. Kemudian, mereka saling mengobrol tentang percintaan. Walaupun Jae Hoon dan Sung Young sering terlibat pertengkaran tetapi mereka saling peduli satu sama lain. Film Crazy Romance tayang di Streaming movie indoxxi pada 2 Oktober 2019 dan tayang di Indonesia pada 6 November 2019 dengan durasi 109 menit.

4. Shall We Do It Twice (Love, Again)
Film ini disutradarai oleh Park Yong-jib dengan durasi 112 menit. Rilis pada 17 Oktober 2019 lalu. Mengisahkan Hyun Woo dan Sun Young yang merupakan mantan suami istri. Saat Hyun Woo sedang menikmati masa lajangnya, suatu hari sang mantan Istri, Sun Young, datang kembali ke hidupnya. Sun Young terlihat bersama pacar barunya.

Review Film: Ashfall

Review Film: Ashfall . Kalimat “momen awal tak mesti selalu sempurna” mungkin layak saya berikan pada film Ashfall, salah satu film kebencanaan vulkanologi pertama yang saya tonton dari Korea Selatan. Sebagai penggemar film bencana terutama vulkanologi, saya sempat merengut di bagian-bagian awal Ashfall. Namun seiring cerita berjalan, film ini mampu membuat saya cukup betah duduk menghabiskan 128 menit di bioskop Nonton Indoxxi Online. Ashfall mengisahkan perjuangan sekelompok tim yang ditugaskan oleh Pemerintah Korea Selatan untuk mencegah letusan besar Gunung Baekdu. Gunung ini diramal akan erupsi dalam tiga letusan besar, yang bila tak dibiarkan akan merusak sebagian besar Semenanjung Korea.

Dalam menjalankan misi, rencana gila dilakukan oleh Pemerintah Korea, salah satunya adalah menggunakan bahan senjata nuklir Korea Utara untuk mencegah ledakan Gunung Baekdu terjadi. Ashfall dibuka dengan segala efek kekacauan yang menurut saya “lebay” untuk skala bencana sesuai ceritanya. Agaknya Lee Hae-jun dan Kim Byung-seo sebagai sutradara ingin memulai film dengan megah dan heboh, yang menurut saya justru terkesan norak. Namun saya cukup memahami alasan menampilkan segala kekacauan bak kiamat di awal Ashfall, mengingat latar cerita film ini adalah letusan Gunung Baekdu yang keramat bagi masyarakat Korea.

Gunung Baekdu mungkin seperti Gunung Merapi bagi masyarakat Yogyakarta atau Gunung Agung bagi masyarakat Bali. Peran Gunung Baekdu sesakral itu. Maka wajar sebenarnya, bila melihat dari kacamata sosial-budaya juga riwayat vulkanologi, masyarakat Korea begitu panik seolah kiamat telah terjadi ketika Gunung Baekdu meletus dengan masif. Terakhir kali meletus besar atau pada 946 Masehi, gunung yang ada di perbatasan Korea Utara dan China itu mampu melontarkan 100-120 kilometer kubik atau setara 35-42 ribu ton material vulkanik dari perutnya dan menimbulkan kerusakan besar hingga mengubah iklim.

Namun setelah ragam aksi laga yang berbalut efek visual bencana yang amat ‘penuh’ di awal, Ashfall mulai lebih ‘tenang’ dan berjalan selayaknya film drama pada umumnya. Dari titik ini, saya mulai terkoneksi dengan film yang dibintangi banyak aktor besar Korea Selatan tersebut.

Acungan jempol saya berikan kepada Lee Byung-hun yang berperan sebagai ‘pengkhianat’ Korea Utara, kemudian Ma Dong-seok yang cukup meyakinkan sebagai profesor, dan Ha Jung-woo yang mampu bertingkah konyol setelah beberapa film terakhir selalu mendapat karakter serius.

Bae Suzy, meski dalam film ini tak memiliki peran signifikan dan nyata terlihat hanya sebagai pemanis, setidaknya sudah menjalankan tugas itu dengan cukup baik. Tanpa Suzy, film ini jelas akan amat terasa maskulin dan membosankan.

Segala hal itu lah yang membuat Ashfall menjadi film kebencanaan dengan paket paling komplit sekaligus ‘penuh’ yang pernah saya lihat, terlepas dari awal norak dan membuat saya tanpa sadar berujar “nanaonan ieu” di dalam bioskop yang gelap.